Gerakan Pramuka MTs Miftahul Barokah
Pramuka merupakan organisasi kepanduan yang tidak hanya populer di Indonesia, namun juga di dunia. Di dunia, kepanduan dikenal dengan istilah Scouting atau juga disebut Scout Movement yang diinisiasi olehRobert Stephenson Smyth Boden-Powell. Boden-Powell, sang bapak pandu dunia mempelopori gerakan kepanduan ini sebagai sarana pendidikan melalui kegiatan yang menyenangkan.
Pramuka merupakan sebutan bagi anggota gerakan Pramuka, yang meliputi Pramuka Siaga (berumur 7-10 tahun), Pramuka Penggalang (berumur 11-15 tahun), Pramuka Penegak (berumur 16-20 tahun), dan Pramuka Pandega (berumur 21-25 tahun). Kelompok anggota yang lain yakni Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir, dan Majelis Pembimbing.
Integrasi pendidikan pramuka dalam struktur kurikulum patut diapresiasi. Pramuka adalah sebagai wahana pembentukan karakter siswa, karena dalam Pramuka siswa dilatih kepemimpinan, kerja sama, solidaritas, kemandirian, dan keberanian. Hal ini sebagai pelengkap kegiatan pembelajaran dalam kurikulum formal yang berfokus di ranah kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (keterampilan). Kegiatan Pramuka di madrasah akan mampu membangun kecerdasan siswa pada ranah afektif (sikap dan perilaku).
Pada Kurikulum 2013, kegiatan ekstrakurikuler Praja Muda Karana, atau yang akrab disebut Pramuka telah menjadi ekstrakurikuler wajib di MTs Miftahul Barokah. Pada tahun 2016 lalu MTs Miftahul Barokah sudah mendapatkan nomor Gugus Depan (Gudep) dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Palabuhanratu. Gugus Depan sendiri adalah suatu kesatuan organik dalam Gerakan Pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka sebagai peserta didik dan pembina Pramuka, serta mempunyai fungsi sebagai pangkalan keanggotaan peserta didik.


No comments:
Post a Comment